TfY7GfCoTpY7GUG5BUr0BUzpTd==
Breaking
News

Djawatan Banyuwangi: Tiket Masuk, Jam Buka, Lokasi, dan Daya Tarik

Panduan lengkap Djawatan Banyuwangi: harga tiket terbaru, jam buka, lokasi, rute, spot foto, hingga tips berkunjung ke hutan trembesi ikonik ini.
Ukuran huruf
Print 0

Gambar pohon-pohon di wisata Djawatan Banyuwangi

RADAR NEWSROOM - Kalau Anda sedang mencari wisata alam Banyuwangi yang unik dan jarang ditemukan di tempat lain, Djawatan Banyuwangi wajib masuk daftar kunjungan.

Hutan yang dulunya hanya dikenal warga sekitar ini kini menjadi salah satu tempat wisata Banyuwangi paling ramai dicari, berkat deretan pohon trembesi raksasa yang membuat suasananya terasa seperti negeri dongeng.

Dikenal juga dengan nama De Djawatan atau Djawatan Benculuk, kawasan ini sering dijuluki "Hutan Lord of the Rings" versi Indonesia.

Artikel ini akan mengupas tuntas sejarah, lokasi, harga tiket terbaru, jam operasional, hingga tips praktis agar kunjungan Anda ke Djawatan Banyuwangi semakin maksimal.

 

Sejarah Djawatan Banyuwangi

Sejarah Djawatan Banyuwangi bermula sejak era kolonial Belanda. Pada masa itu, kawasan ini digunakan sebagai lokasi penimbunan kayu jati oleh dinas kehutanan atau "jawatan" dari sinilah nama Djawatan berasal, yang dalam bahasa Jawa berarti hutan atau kawasan kehutanan.

Selama puluhan tahun, hutan ini nyaris tidak dikenal wisatawan luar daerah. Warga sekitar memanfaatkannya sebagai sumber kayu dan hasil hutan non-kayu untuk kebutuhan sehari-hari. 

Barulah sekitar tahun 2017, foto-foto pohon trembesi raksasa di kawasan ini viral di media sosial dan langsung menyedot perhatian publik secara nasional.

Sejak viral itulah, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan selaku pemegang lahan mulai mengelola kawasan ini secara lebih serius, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi dan pihak swasta. 

Jalur trekking ditata, fasilitas dasar dibangun, dan akhirnya Djawatan resmi bertransformasi dari hutan penyimpanan kayu menjadi destinasi wisata alam andalan Banyuwangi.

Lokasi dan Akses Menuju Djawatan Banyuwangi

Lokasi Djawatan berada di Purwosari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Jaraknya sekitar 30–45 km dari pusat Kota Banyuwangi, dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam menggunakan kendaraan pribadi.

Rute dari Pusat Kota Banyuwangi

Berikut rute yang paling umum digunakan wisatawan:

  • Dari Kota Banyuwangi, ambil jalur utama menuju Rogojampi.
  • Lanjutkan perjalanan ke arah selatan melewati Kecamatan Srono.
  • Teruskan hingga tiba di pertigaan Desa Benculuk, tempat berdiri Masjid Jami' Al-Falah yang cukup besar.
  • Pintu masuk kawasan Djawatan berada di gang sebelah utara masjid tersebut.

Papan penunjuk arah menuju lokasi tergolong tidak terlalu mencolok, jadi jangan ragu bertanya kepada warga sekitar atau mengandalkan aplikasi peta digital agar tidak tersesat.

Menggunakan Transportasi Umum

Bagi yang tidak membawa kendaraan pribadi, Anda bisa turun di Stasiun Banyuwangi Baru, lalu melanjutkan perjalanan ke Terminal Karangente menggunakan angkutan umum. 

Dari sana, naik bus jurusan Jember atau Surabaya dan turun di pertigaan lampu merah Benculuk, kemudian lanjutkan dengan ojek atau jalan kaki sekitar 1 km menuju lokasi.

Daya Tarik Utama Hutan Trembesi Djawatan

Daya tarik utama Djawatan Banyuwangi tentu saja hutan trembesinya. Kawasan seluas kurang lebih 4–6 hektar ini ditumbuhi sekitar 805 pohon trembesi (Samanea saman) yang diperkirakan berusia lebih dari 100 tahun, dengan tinggi mencapai 20–30meter dan diameter batang 400–500 cm.

Cabang-cabangnya yang menjalar lebar hampir seluruhnya diselimuti lumut, benalu, dan tanaman paku, menciptakan kesan hutan purba yang magis. 

Tajuk pohon yang saling bertautan di bagian atas membentuk atap alami yang menaungi hampir seluruh kawasan, sehingga suasananya tetap sejuk meski matahari sedang terik.

 

Julukan "Hutan Lord of the Rings" alias Fangorn Forest 

Karena bentuk pohonnya yang besar, berlumut, dan sedikit magis, banyak pengunjung menyamakan suasana Djawatan dengan Fangorn Forest, hutan fiktif dalam trilogi film The Lord of the Rings

Ada pula yang membandingkannya dengan hutan trembesi terkenal di Selandia Baru. Julukan hutan mirip Lord of the Rings inilah yang membuat Djawatan mendadak populer di media sosial sejak 2017 hingga sekarang.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Djawatan Banyuwangi

Selain menikmati suasana hutan, ada beberapa aktivitas seru yang bisa dicoba:

  • Fotografi dan foto prewedding banyak pasangan memilih Djawatan sebagai lokasi foto pranikah karena latar alamnya yang tidak biasa.
  • Piknik keluarga area yang teduh dan rindang sangat nyaman untuk menggelar tikar bersama keluarga.
  • Naik delman atau berkuda pengelola menyediakan delman wisata (sekitar Rp30.000) dan penyewaan kuda untuk berkeliling hutan.
  • Bermain ATV atau motocross mini cocok untuk anak-anak yang ingin sedikit tantangan.
  • Trekking santai menyusuri jalur yang sudah ditata rapi sambil menikmati udara segar.
  • Kuliner lokal mencicipi rujak soto atau nasi tempong khas Banyuwangi di warung sekitar area wisata.

Spot Foto Terbaik di Djawatan

Bagi pemburu spot foto Banyuwangi yang estetik, beberapa titik berikut paling banyak diburu pengunjung:

  • Bawah pohon trembesi terbesar dengan akar menjalar yang khas.
  • Jembatan kayu kecil di tengah kawasan hutan.
  • Area dengan cahaya matahari menembus celah kanopi (golden hour).
  • Jalur trekking berlatar barisan pohon rapat yang menciptakan efek "lorong hutan".

Untuk hasil foto terbaik, datanglah pada pagi hari saat cahaya masih lembut, atau menjelang sore ketika langit mulai berwarna keemasan.

Fasilitas di Djawatan Banyuwangi

Sebagai destinasi wisata yang sudah dikelola cukup baik, Djawatan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung:

  • Area parkir luas untuk motor dan mobil.
  • Toilet umum yang cukup terawat.
  • Mushola kecil untuk beribadah.
  • Warung makan dan minimarket sederhana.
  • Gazebo dan tempat duduk di sepanjang jalur trekking.
  • Lapangan terbuka untuk bersantai atau berolahraga ringan.
  • Jasa pemandu wisata lokal (opsional).
  • Beberapa area dilengkapi Wi-Fi gratis.

Harga Tiket Masuk Djawatan Banyuwangi Terbaru

Salah satu daya tarik lain dari Djawatan adalah tiket masuk Djawatan Banyuwangi yang sangat terjangkau. Berikut kisaran harga terbaru:

Jenis Biaya

Estimasi Harga

Tiket masuk per orang

Rp 7.500 (kisaran Rp 5.000–10.000 tergantung sumber & musim)

Parkir motor

Rp 2.000

Parkir mobil

Rp 5.000

Sewa delman keliling

Mulai Rp 30.000

Sewa kuda / ATV

Tarif tambahan, tergantung durasi

Foto prewedding / shooting profesional

Rp 110.000 – Rp 825.000 (tergantung keperluan)

Catatan: harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu, terutama saat musim liburan atau hari besar. Sebaiknya cek info terbaru melalui media sosial resmi pengelola sebelum berangkat.

Jam Buka Djawatan Banyuwangi

Djawatan Banyuwangi buka setiap hari, termasuk akhir pekan dan hari libur nasional, mulai pukul 08.00–17.00 WIB (beberapa sumber menyebut mulai 07.00 WIB). 

Disarankan datang pagi atau sore hari untuk mendapatkan suasana yang lebih tenang, cahaya yang lebih lembut untuk foto, dan udara yang tidak terlalu terik.

Tips Berkunjung ke Djawatan Banyuwangi

Agar kunjungan lebih nyaman, perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk berjalan di area tanah yang kadang lembap.
  2. Bawa topi, kacamata hitam, atau payung karena meski rindang, siang hari tetap bisa terik.
  3. Siapkan kamera atau smartphone dengan baterai penuh untuk berburu foto.
  4. Hindari berkunjung saat musim hujan karena tanah cenderung licin dan becek.
  5. Datang lebih awal di akhir pekan agar tidak berdesakan dengan pengunjung lain.
  6. Siapkan uang tunai secukupnya untuk tiket, parkir, dan jajanan lokal.

 

Waktu Terbaik Datang ke Djawatan

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari sekitar pukul 08.00–10.00 WIB atau sore hari menjelang pukul 15.30–17.00 WIB. Selain suasana lebih sejuk dan sepi, pencahayaan alami di jam-jam tersebut jauh lebih ideal untuk fotografi. 

Sebisa mungkin, hindari musim hujan (umumnya Desember–Februari) karena jalur trekking bisa licin dan kurang nyaman dijelajahi.

Destinasi Wisata Terdekat dari Djawatan

Karena letaknya cukup strategis, Djawatan bisa digabungkan dengan kunjungan ke destinasi lain di sekitarnya, seperti:

  • Pantai Pulau Merah, yang terkenal dengan sunset dan ombak untuk berselancar.
  • Kawah Ijen dengan fenomena blue fire yang mendunia.
  • Taman Nasional Baluran, dijuluki "Little Africa van Java".
  • Alas Purwo bagi pencinta wisata hutan dan pantai tersembunyi.
  • Pusat kuliner khas Banyuwangi di sekitar Kota Banyuwangi.

Rekomendasi Itinerary Singkat 1 Hari

Berikut contoh itinerary singkat bila Anda ingin menjadikan Djawatan sebagai destinasi utama dalam sehari:

  • 07.00 Berangkat dari pusat Kota Banyuwangi menuju Djawatan.
  • 08.30 Tiba di Djawatan, membeli tiket masuk, dan mulai eksplorasi hutan trembesi.
  • 10.30 Sesi foto di beberapa spot favorit dan mencoba naik delman.
  • 11.30 Istirahat dan mencicipi kuliner lokal di warung sekitar.
  • 12.30 Melanjutkan perjalanan ke Pantai Pulau Merah untuk menikmati suasana pantai.
  • 16.00 Kembali ke Kota Banyuwangi atau lanjut mencari penginapan untuk bermalam.

 

Informasi Praktis bagi Wisatawan

Informasi

Keterangan

Lokasi

Purwosari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Harga Tiket

Mulai Rp 5.000 – Rp 10.000 per orang

Jam Operasional

Setiap hari, 08.00–17.00 WIB

Estimasi Durasi Wisata

1,5 – 2 jam

Fasilitas

Parkir, toilet, mushola, warung, gazebo, jalur trekking, spot foto

Cocok Untuk

Wisata keluarga, foto prewedding, healing, fotografi, backpacker

 

Djawatan Banyuwangi adalah bukti bahwa keindahan alam Indonesia tidak kalah dengan hutan-hutan fantasi yang selama ini hanya bisa dinikmati lewat layar film.

Dengan tiket masuk yang murah, akses yang relatif mudah, serta daya tarik hutan trembesi raksasa yang unik, tempat ini layak menjadi bagian dari itinerary liburan Anda di Banyuwangi.

Jika direncanakan dengan baik, kunjungan ke Djawatan bisa dipadukan dengan destinasi lain di sekitarnya, mulai dari pantai hingga kawah vulkanik, menjadikan perjalanan Anda ke Banyuwangi semakin lengkap dan berkesan.

 

Djawatan Banyuwangi: Tiket Masuk, Jam Buka, Lokasi, dan Daya Tarik
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin