![]() |
| Suasana Jalan Raya Mabes Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, lokasi ditemukannya tiga pekerja tewas |
Polisi
langsung memasang garis polisi di sekitar lubang gorong-gorong untuk
kepentingan olah tempat kejadian perkara.
Insiden
kecelakaan kerja ini terjadi di lubang gorong-gorong berdiameter sekitar 60
sentimeter dengan kedalaman sekitar tujuh meter, tepat di dekat Halte
Transjakarta Pintu 3 Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kelurahan Bambu Apus,
Kecamatan Cipayung.
Ketiga
korban ditemukan warga sekitar dan rekan kerjanya dalam kondisi sudah tidak
bernyawa.
Apa penyebab tiga pekerja
tewas di gorong-gorong Cipayung?
Tiga
pekerja tewas di gorong-gorong Cipayung diduga akibat keracunan gas beracun
atau kehabisan oksigen saat berada di dalam saluran bawah tanah. Kepala Seksi
Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, menyebutkan petugas
mengevakuasi korban keracunan gas di lokasi tersebut.
Kanit
Reskrim Polsek Cipayung, AKP Nasruki, menambahkan ketiga pekerja saat itu
sedang melakukan pengecekan untuk menguras air bor. Penyebab pasti kematian
masih menunggu hasil autopsi di RS Polri Kramat Jati.
Di mana lokasi tepat
kejadian kecelakaan kerja ini?
Lokasi
kecelakaan kerja berada di Jalan Raya Mabes Hankam, tepat di depan shelter
Transjakarta Pintu 3 Taman Mini, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung,
Jakarta Timur. Titik kejadian berupa gorong-gorong atau manhole proyek pipa air
yang sedang dikerjakan.
Area
sekitar lubang ditutup menggunakan police line dan water barrier berwarna merah
untuk mencegah warga mendekat selama proses olah TKP oleh Tim Identifikasi
Forensik (Inafis) Polres Metro Jakarta Timur.
Siapa saja korban yang
tewas dalam insiden gorong-gorong Jaktim?
Tiga korban
tewas dalam insiden gorong-gorong Jaktim terdiri dari dua warga negara
Indonesia dan satu warga negara asing asal China. Gubernur DKI Jakarta Pramono
Anung membenarkan laporan tersebut setelah menerima informasi dari Direktur
Utama PAM Jaya.
Ketiga
korban merupakan pekerja subkontraktor atau pihak ketiga yang mengerjakan
proyek pipa air PAM Jaya.
| Inisial Korban | Kewarganegaraan | Status |
|---|---|---|
| A | WNI | Meninggal dunia |
| S | WNI | Meninggal dunia |
| L/LAW | WNA (China) | Meninggal dunia |
Bagaimana kronologi
tewasnya tiga pekerja tersebut?
Kronologi
tewasnya tiga pekerja berawal saat satu pekerja turun ke gorong-gorong dan
tiba-tiba pingsan di tengah tangga. Dua rekan kerja yang berusaha menolong
justru ikut menjadi korban setelah masuk ke dalam lubang yang sama.
Berikut
urutan kejadian berdasarkan keterangan Gulkarmat dan Polsek Cipayung:
- Pekerja pertama turun ke
gorong-gorong untuk mengecek dan menguras sumur bor, lalu pingsan.
- Pekerja kedua turun untuk
menolong, namun ikut kehilangan kesadaran.
- Pekerja ketiga menyusul masuk
dan turut menjadi korban.
- Ketiganya ditemukan rekan kerja
lain dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 10.20 WIB.
- Petugas Gulkarmat menerima
laporan pukul 09.49 WIB dan tiba di lokasi pukul 09.55 WIB.
- Proses evakuasi menggunakan
alat bantu pernapasan selesai pukul 11.55 WIB.
Ketiga
pekerja diketahui tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) saat memasuki
gorong-gorong tersebut.
Apa langkah yang diambil
polisi setelah kejadian?
Polisi
memasang garis polisi di lokasi kejadian dan membuka penyelidikan untuk
memastikan penyebab pasti kematian ketiga pekerja. Kepala Satreskrim Polres
Metro Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan, menyatakan pihaknya masih mendalami
alasan ketiga korban tidak menggunakan APD.
Sejumlah
barang bukti telah diamankan, di antaranya satu unit mobil bak, satu unit
sepeda motor, dan perlengkapan kerja pemasangan pipa air. Penyidik juga telah
memeriksa keterangan sejumlah saksi, termasuk sopir dan rekan kerja korban yang
berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Jenazah
ketiga korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi
dan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Tiga
pekerja proyek pipa air PAM Jaya tewas di gorong-gorong Jalan Raya Mabes
Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis (9/7/2026), diduga akibat keracunan
gas atau kehabisan oksigen saat menguras sumur bor tanpa alat pelindung diri.
Kecelakaan
kerja ini menewaskan dua WNI dan satu WNA asal China, dengan lokasi kejadian
kini dipasangi garis polisi selagi Polres Metro Jakarta Timur menyelidiki
penyebab pasti insiden tersebut.
Sumber:
Mega Politan Kompas, News Detik, Jakarta Tribun News
Penulis:
Ivan Andika Pratama (van)

.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)